Jumat, 04 Mei 2012

Tentang Sebuah Moment

Tentang sebuah moment

masih jelas tergambar senyummu yang bijak
penuh ketabahan disertai petuah-petuah sederhana
diam tanpa suara
adalah kebisuan yang indah di hari kepergianmu

saat itu kita tak saling tahu
apa yang hendak disiratkan dan ditakdirkanNya
kita berdua hanya bercengkrama
menikmati waktu yang ada

give me time to reason

tentang sebuah moment singkat
jauh melangkah menjelajah perpisahan

andaii..bisa
moment itu akan kubekukan dalam sebuah bingkai
membiarkan satu waktu digenapkan bersama
jika memang waktu adalah harapan kalbu

dan biar kujelaskan,
sepenuhnya kenangan itu belenggu
belenggu kehampaan
teman bagi kesetiaan
untuk setiap individu-yang punya harga baginya

if only i could turn back time
i would stay for the night

Kamis, 03 Mei 2012

TIADA


Kita tiada bukan karena tidak disukai, namun karena setiap langkah punya tapaknya sendiri yang terlupakan.
Seperti yang aku ingat, kita pernah sendiri saat bisa bersama.
Seperti ketika kita terpejam dalam hiruk pikuk pandangan mata,
saat kita ingin punya ruang pandang sendiri.

Mestinya, Ketiadaan cukup punya andil dalam memajemukan liku hidup.
Meski hidup sangatlah mengasikkan diantara keberagaman, kerap kali hidup itu berarti mampu.
Mampu bertahan dari segala hal, pahit manisnya derap langkah yang bertumbuh.
Tumbuh meski tanpa didampingi lainnya.

Maka kita adalah TIADA.
Sebab kita bukanlah tentang aku dan kamu, atau dia.
Tak cukup dimengerti, terlebih dipahami atau memahami.