Segenap rasa ketika meneguk air kehidupan akan teras hambar
Saat patah hati
Saat disakiti
Segenap ketegaran untuk bertahan menghirup aroma kehidupan akan rapuh
Saat ditinggalkan sendirian
Saat diabaikan
Aku jatuh cinta pada selongsong peluru yang tanpa isi
Tetap membuatku terluka
Aku jatuh cinta pada embun yang kujumpa pagi
Sejenak sudah terpahatkan
Betapa kekosonganlah yang sering menghujamku
Betapa kegamangan di dada sesak tiada terbendung
Kehancuranku, betapa tidak berdayanya aku
Lemahku tak mampu menopang ragu senduku
Kucoba kini untuk menepi sendiri
Mungkin aku terlalu memaksa meski tiada cinta
Egokah
Tidak ada komentar:
Posting Komentar