Rabu, 28 September 2011

hidup

aku pernah mengeluh sakit ketika aku merasa ada luka yang tersisa dari sebuah perpisahan

akupun pernah menangis kecewa saat aku tau ada yang mencuri perasaan paling berharga dariku lalu pergi

namun, setelah sekian lama aku merenungkannya kembali dan mencoba berpikir dewasa, ternyata sakit itu bukan karena luka, tapi karena perasaan memiliki yang amat dalam dan tak ingin ditinggalkan.

dan airmata yang mengalir di pipiku ini bukanlah karena sesuatu yang di curi, tapi karena harapan yang terlalu besar tidak dapat terbalaskan.

kini aku mulai beranjak dewasa..
tidak boleh lagi ada keluhan lain tentang perubahan yang terjadi dalam hidupku.
ini hanyalah soal proses pendewasaan diri dan bagaimana aku menyikapi hidup.

bila aku merasakan kecewa kembali, itu pun hanya siklus kecil yang harus dilewati setiap makhluk hidup yang ada. bukan hak ku untuk menangisinya.
aku harusnya wajib bersyukur atas jalan yang pernah aku lewati.
karena dengan begitulah aku tidak akan tersesat dalam rumitnya rute kehidupan manusia.

harus ku sesali kah yang pernah terjadi? TIDAK
ku pikir, bersyukur dan tetap memperbaiki diri jauh lebih baik.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar