Ayah..
Tersenyumlah disana. Buatlah dunia kita begitu indah hingga tiada yang tau
kalau kita terpisah.
Ayah..
Engkau memang orang kedua yang aku kenali setelah ibu.
Tapi
engkau orang pertama yang pergi dari kehidupan ini, meninggalkan nafas kasih
yang tak pernah lepas dari nyawaku.
Saat
semua orang gembira menyambut hari perjuangan seorang wanita hebat bernama
"Kartini",
saat
itu pula Sang Empunya Hidup menarik nyawamu kembali padaNya.
Meski
kau pergi ayah.. Taukah? Bahwa hari itu Allah telah menitahkan kebesaran pada
ibuku juga. Sebagai seorang wanita yang hebat, melebihi seorang
"Kartini" sekalipun.
Karena
Ibu, telah melahirkan dua orang calon pejuang hidup yang kuat.
Aku
dan Adikku.
23 Maret
2012
13:56
Tidak ada komentar:
Posting Komentar